Ada istilah mempertahankan pelanggan yang sudah ada lebih sulit
ketimbang merekrut pelanggan baru. Jadi untuk alasan seperti ini banyak
perusahaan yang mengadakanPusat Pelayanan atau dalam bahasa Inggris
adalah Call Center.
Pusat pelayanan (Call Center), fungsinya antara lain untuk mengetahui
kebiasaan konsumen, menerima keluhan dari para pelanggan sehingga data
tersebut bisa digunakan untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan
produknya serta mengumpulkan customer history.
Beberapa teknologi adalah umum dalam otomatisasi layanan. Perangkat
lunak pengatur panggilan dapat digunakan untuk mengarahkan panggilan
supaya masuk ke piranti yang paling tepat. Teknologi seperti respon
suara interaktif (IVR) memungkinkan pelanggan untuk berinteraksi dengan
komputer perusahaan.
dengan kata lain Pusat Pelayanan ini diadakan hanya untuk
mempertahankan para pelanggan yang sudah ada. Dengan demikian jika ada
pelanggan yang mempunyai keluhan, kritik dan saran bisa langsung
menyampaikannya secara langsung ke bagian Customer Service, atau
pelayanan pelanggan atau pusat pelayanan.
Tampilkan postingan dengan label Tugas SIM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas SIM. Tampilkan semua postingan
Kamis, 03 Januari 2013
Review aplikasi Marketing Automation
Marjeting Automation, bahasa inggris, kalau di terjemahkan artinya akan menjadi Otomasisasi Pemasaran.
hal ini dilakukan oleh beberapa perusahaan besar dengan bantuan alat
teknologi canggih dengan alasan hanya untuk memanjakan para pelanggan
setianya.
Beberapa kemampuan ditawarkan oleh software MA :
- Segmentasi pelanggan
Segmentasi, dalam beberapa kasus, adalah mungkin pada tingkat pelanggan individu.
- Manajemen Company
Perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi data pelanggan mereka dalam rangka mengembangkan komunikasi yang ditargetkan dan ditawarkan.
- Pemasaran berbasis event
Menawarkan sesuatu yang unik yang dapat dibuat untuk seorang pelanggan pada titik waktu yang tepat.
Dengan kata lain, pemasaran dapat dilakukan secara otomatis tanpa perlu bertransaksi langsung antara customer dengan produsen. Atau cara pembayaran yang tidak perlu langsung membawa uang cash.
ya contohnya seperti yang biasa dilakukan oleh orang banyak, kalau menurut saya salah satu contohnya adalah pembayaran dengan menggunakan kartu kredit
Beberapa kemampuan ditawarkan oleh software MA :
- Segmentasi pelanggan
Segmentasi, dalam beberapa kasus, adalah mungkin pada tingkat pelanggan individu.
- Manajemen Company
Perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi data pelanggan mereka dalam rangka mengembangkan komunikasi yang ditargetkan dan ditawarkan.
- Pemasaran berbasis event
Menawarkan sesuatu yang unik yang dapat dibuat untuk seorang pelanggan pada titik waktu yang tepat.
Dengan kata lain, pemasaran dapat dilakukan secara otomatis tanpa perlu bertransaksi langsung antara customer dengan produsen. Atau cara pembayaran yang tidak perlu langsung membawa uang cash.
ya contohnya seperti yang biasa dilakukan oleh orang banyak, kalau menurut saya salah satu contohnya adalah pembayaran dengan menggunakan kartu kredit
Reniew Aplikasi Sales Force Automation
mungkin semua perusahaan pernah mengalami hal yang nama nya penurunan
penjualan, hal ini bisa di karenakan kurangnya pelatihan untuk para
sales dan atau kurangnya informasi dan masih banyak masalah lain lagi
yang bisa dipermasalahkan. untuk urusan hal seperti ini sudah jangan
dipikirkan lagi karena sekarang sudah ada yang namanya Sales Force
Automation (SFA), nah berikut tentang SFA.
OUTPUT APLIKASI CRM-SFA
Otomasi Tenaga Penjualan (Sales force automation/SFA), yang mulai tersedia pada pertengahan tahun 80-an adalah komponen pertama dari CRM. SFA membantu para sales representative untuk mengatur account dan track opportunities mereka, mengatur daftar kontak yang mereka miliki, mengatur jadwal kerja mereka, memberikan layanan training online yang dapat menjadi solusi untuk training jarak jauh, serta membangun dan mengawasi alur penjualan mereka, dan juga membantu mengoptimalkan penyampaian informasi dengan news sharing.
jadi dengan adanya SFA, hasil dari kerja dan penjualan para sales bisa dipantau dan dijadikan informasi penting, bagi perusahaan yang bersangkutan.
OUTPUT APLIKASI CRM-SFA
Dengan menggunakan aplikasi crm-sfa terdapat output yang berharga bagi pihak managemen sales person diantaranya :
- Sales Manager dapat mengetahui performance masing-masing salesperson
- Dapat diketahui channel apa yang paling banyak menghasilkan leads
- Dapat diketahui berapa banyak dari leads yang didapatkan yang memiliki needs
- Dapat diketahui perbandingan antara aktifitas dengan cost yang dikeluarkan
- Dapat diketahui salesperson mana yang efektif dan mana yang tidak
- Dapat diketahui Recency, Frecuency, dan Spending dari customer yang didapat
- Dan info-info lain (sesuai kebutuhan)
Otomasi Tenaga Penjualan (Sales force automation/SFA), yang mulai tersedia pada pertengahan tahun 80-an adalah komponen pertama dari CRM. SFA membantu para sales representative untuk mengatur account dan track opportunities mereka, mengatur daftar kontak yang mereka miliki, mengatur jadwal kerja mereka, memberikan layanan training online yang dapat menjadi solusi untuk training jarak jauh, serta membangun dan mengawasi alur penjualan mereka, dan juga membantu mengoptimalkan penyampaian informasi dengan news sharing.
jadi dengan adanya SFA, hasil dari kerja dan penjualan para sales bisa dipantau dan dijadikan informasi penting, bagi perusahaan yang bersangkutan.
Review Aplikasi-aplikasi Bisnis Intelijen
sudah jarang saya menulis di blog ini karena hampir kehabisan ide
hehehe, nah kebetulan sekali saat saya sedang kehabisan ide dosen saya
menyuruh untuk mereview tentang Customer elationship Management (CRM).
nah dalam kesempatan kali ini saya akan menulis review saya tentang Bisnis Intelijen, yang tentunya masih dalam pembahasan CRM, nah berikut ini adalah Reviewnya.
Bisnis Intelijen
Intelijen Bisnis atau Bisnis Intelijen di ambil dari bahasa inggris (bahasa Inggris: business intelligence, BI). dengan mengikuti perkembangan zaman dan merujuk pada teknologi, aplikasi, praktik pengumpulan, integrasi, analisis, serta presentasi informasi bisnis atau kadang merujuk pula pada informasinya itu sendiri.
Tujuannya adalah untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis (Decision Support System / DSS).
Sistem BI memberikan sudut pandang yang historis. Prediksi operasi bisnis menggunakan data yang telah dikumpulkan ke dalam suatu gudang data dan kadang juga bersumber pada data operasional.
Aplikasi BI menangani penjualan, produksi, keuangan, serta berbagai sumber data bisnis untuk keperluan tersebut, yang mencakup semua hal terutama manajemen kinerja bisnis. Informasinya dapat pula diperoleh dari perusahaan-perusahaan sejenis untuk menghasilkan suatu tolak ukur.
Bisnis Intelijen
Intelijen Bisnis atau Bisnis Intelijen di ambil dari bahasa inggris (bahasa Inggris: business intelligence, BI). dengan mengikuti perkembangan zaman dan merujuk pada teknologi, aplikasi, praktik pengumpulan, integrasi, analisis, serta presentasi informasi bisnis atau kadang merujuk pula pada informasinya itu sendiri.
Tujuannya adalah untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis (Decision Support System / DSS).
Sistem BI memberikan sudut pandang yang historis. Prediksi operasi bisnis menggunakan data yang telah dikumpulkan ke dalam suatu gudang data dan kadang juga bersumber pada data operasional.
Aplikasi BI menangani penjualan, produksi, keuangan, serta berbagai sumber data bisnis untuk keperluan tersebut, yang mencakup semua hal terutama manajemen kinerja bisnis. Informasinya dapat pula diperoleh dari perusahaan-perusahaan sejenis untuk menghasilkan suatu tolak ukur.
CRM ( Costumer Relationship Management)
CRM yaitu suatu jenis manajemen yang secara khusus membahas teori mengenai
penanganan hubungan antara perusahaan dengan pelanggannya, dengan tujuan
meningkatkan nilai perusahaan di mata para pelanggannya.
Sasaran
utama dari CRM adalah untuk meningkatkan pertumbuhan jangka panjang dan
proftitabilitas perusahaan melalui pengertian yang lebih baik terhadap
kebiasaan (behavior) pelanggan. CRM bertujuan untuk menyediakan umpan
balik yang lebih efektif dan integrasi yang lebih baik dengan
pengendalian return on investment (ROI) di area ini.
Langganan:
Postingan (Atom)